Maafkan kami Palestin,
Sedang kalian berjuang di medan jihad,
Kami hanya pandai berjuang di medan cyber.

Maafkan kami Palestin,
Sedang kamu diganyang Israel,
Kami sedang bertekak sama ada hendak boikot atau tidak produk Israel.

Maafkan kami Palestin,
Sedang kapal-kapal perangmu bertempur di medan juang,
Kapal-kapal perang kami hanya sekadar hiasan dan pertunjukkan di LIMA.

Maafkan kami Palestin,
Sedang rakyatmu bermati-mati berjihad dan berjuang,
Ada ulama muda di tempat kami yang memperlekeh jihadmu.

Maafkan kami Palestin,
Sedang anak-anak kalian berhadapan bedil, peluru dan meriam,
Anak-anak kami pula sedang bermain meriam batang paip.

Maafkan kami Palestin,
Sedang ibu-ibu kalian menangisi anak-anakmu yang syahid,
Ibu-ibu kami sedang meratap anak-anak yang putus jari putus tangan.

Maafkan kami Palestin,
Sedang anak remajamu dilatih menyertai Briged Al-Qasaam,
Anak-anak remaja kami berebut-rebut menyertai Akademi Fantasia.

Maafkan kami Palestin,
Hanya ini yang aku mampu,
Menulis merintih mengenang nasib diri sendiri.

Afyan Mat Rawi,
Gombak.
21 Julai 2014.

Apa komen Sdra/i tentang tulisan ini?